PENGOLAHAN BAHAN PUSTAKA by Rushendi

PENGOLAHAN BAHAN PUSTAKA
DI PERPUSTAKAAN BALAI PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT

Rushendi*)

PENDAHULUAN

Ilmu pengetahuan dan teknologi informasi sangat berkembang dengan pesat. Hal ini menyebabkan kebutuhan akan informasi semakin meningkat. Para pengelola dan pengguna informasi bersaing untuk mendapatkan informasi yang cepat, tepat dan akurat.
Perpustakaan sebagai salah satu sumber infromasi diharapka dapat mengumpulkan, mengolah, mengemas dan menyajikan informasi dengan cepat. Kegiatan pengolahan bahan pustaka merupakan salah satu bagian utama dalam proses pengemasan dan penyajian informasi. Kegiatan ini bertujuan agar para pengguna perpustakaan dapat memperoleh informasi yang dibutuhkan dengan mudah.
Dalam menjalankan semua kegiatan perpustakaan, peran sumber daya manusia sangat penting maka diperlukan sumber daya manusia yang professional dan handal dalam bidang perpustakaan, dokumentasi dan informasi

PENGADAAN BAHAN PUSTAKA
Dalam pengadaaan bahan pustaka, Perpustakaan Balittro mendapat wewenang pembelian dan pembayaran dalam skala besar/pihak ketiga karena tugas pengadaan baik berupa barang-barang ataupun bahan pustaka dilakukan oleh Sub Bagian Tata Usaha. Perpustakaan hanya berhak mengusulkan bahan pustaka tersebut yang dibutuhkan yang terlebih dahulu menyebarkan angket kepada para peneliti/kelompok peneliti bahan pustaka apa yang dibutuhkan.
Adapun perolehan bahan pustaka di Perpustakaan Balittro dilakukan dengan berbagai cara yaitu dengan cara :
1.Pembelian. Biaya pembelian biasanya berasal dari anggaran proyek. Pengadaan bahan pustaka dilakukan oleh perpustakaan yang langsung dibeli dari distributor atau toko buku yang sebelumnya melakukan penyebaran angket bahan pustaka yang dibutuhkan oleh para peneliti
2.Hadiah.
3.Tukar-menukar. Tukar menukar bahan pustaka dilakukan antar perpustakaan atau instansi Departemen Pertanian atau yang berhubungan langsung dengan Balittro.
Tabel 1. Pengadaan Bahan Pustaka Perpustakaan Balittro dalam 3 tahun terakhir
(000)
No. Bahan Pustaka 2004 2005 2006
Judul Eks Anggaran Judul Eks Anggaran Judul Eks Anggaran (Rp)
1. Jurnal Ilmiah Luar Negeri 4 12 38.000 6 50 48.000 7 50 48.000
2. Tex Book (buku Literatur) 65 65 50.000 69 80 50.000 55 59 50.000
3. Tabloid 1 50 2.000 1 50 2.000 1 50 2.000

PENGOLAHAN BAHAN PUSTAKA DI PERPUSTAKAAN BALITTRO
Kegiatan pengolahan bahan pustaka merupakan salah satu kegiatan penting yang harus dilakukan oleh suatu perpustakaan sebelum melakukan kegiatan pelayanan kepada pengguna. Kegiatan pengolahan bahan pustaka bertujuan untuk memudahkan penemuan kembali bahan pustaka tersebut.
Pengolahan bahan pustaka merupakan langkah yang harus dilakukan dalam suatu perpustakaan, sejak bahan pustaka dating ke perpustakaan sampai saat siap untuk dimanfaatkan atau dipinjam oleh pemakai. Menurut teori yang diperleh setaiap bahan pustaka yang masuk menjadi milik perpustakaan,oleh karena itu bahan pustaka tersebut harus diinventarisasi/registrasi. Pencatat bahan pustaka biasanya dilakukan pada buku induk,yaitu buku folio bergaris yang dibagi ke dalam kolom-koom untuk mencatat identitas bahan pustaka.
Kegunaan dari buku induk tersebut adalah untuk mengetahui jumlah koleksi yang dimiliki baik menurut judul maupun ekspemplar. Di bagian Perpustakaan Balittro koleksi buku dicatat 2 eksemplar saja untuk buku yang sama, dengan alasan untuk efisiensi tenaga dan waktu.
Pengolahan bahan pustaka adalah kegiatan yang dilaksanakan setelah bahan pustaka tersebut selesai diproses oleh tim pengadaan atau penerimaan, adapun uraian kerja pengolahan bahan pustaka di perpustakaan Balittro adalah sebagai berikut :
1. Registrasi Bahan Pustaka
Registrasi bahan pustaka meliputi :
a. Mengelompokkan jenis bahan pustaka (buku teks, majalah, jurnal, bulletin, prosiding dan laporan penelitian)
b. Pencatatan indentitas buku ke dalam buku induk
c. Indentitas bahan pustaka dengan stempel
d. Penomoran bahan pustaka berdasarkan judul dan jumlah eksemplar.
Penomoran untuk bahan pustaka dengan judul yang sama paling banyak 2 eksemplar,dengan alas an untuk efisiensi tempat dan tenaga.

Langkah-langkah pengolahan buku teks
a. Mencatat identitas buku ke dalam buku induk
b. Membuat konsep deskripsi bibliografi
c. Menentukan tajuk subjek dan nomor klasifikasi dengan menggunakan UDC
d. Membuat label buku pada punggung buku teks
e. Peneraan stempel perpustakaan pada cover buku, halaman pertama, halaman dua puluh atau selang 20 halaman.

Langkah-langkah pengolahan majalah, jurnal, bulletin, prosiding dan laporan penelitian
a. Mencatat indentitas bahan pustaka ke buku induk masing-masing bahan pustaka
b. Membuat konsep deskripsi bibliografi
c. Membuat nomor klas masing-masing bahan pustaka berdasarkan nomor urut buku datang yang ada di buku induk.
Contoh : Untuk majalah/jurnal Luar Negeri kodenya : ML…..
Untuk majalah/jurnal Dalam Negeri kodenya : MD….
Untuk prosiding/laporan penelitian kodenya : D……
d. Untuk majalah/jurnal dicatat ke dalam kartu majalah yang terdiri dari kartu merah untuk majalah luar negeri dan warna putih untuk majalah dalam negeri. Kartu majalah terseut berisi keterangan tentang judul majalah/jurnal, nomor volume, tahun terbit dan ISSN.
e. Membuat label/penulisan nomor panggil di atas sampul kiri bahan pustaka tersebut
f. Peneraan stempel perpustakaan pada halaman depan buku, halaman pertama, halaman dua puluh selanjutnya selang 20 halaman-halaman

2. Pengkatalogan
Pengkatalogan merupakan kegiatan untuk membuat wakil-wakil dokumen. Kegiatannya meliputi pembuatan entri utama, jejakan, penentuan tajuk subjek dan nomor klasifikasi. Pada pembuatan entri utama dilakukan pada waktu registrasi. Jejakan yang dicatat adalah nama pengarang dan subjek masing-masing maksimal 3 (tiga) jejakan. Penulisan nama pengarang semuanya dibalik. Sarana bantu yang digunakan dalam pengkatalogan adalah : a) Anglo American Cataloguing Rules edisi 2 (AACR), untuk deskripsi bibliografi; b) Universal Decimal Clasification (UDC) untuk menentukan tajuk subjek dan nomor klasifikasi.
Kegiatan lanjutan pengkatalogan, meliputi penyusunan kartu-kartu dalam jajaran katalog, memberi perlengkapan fisik buku. Susunan kartu katalog berdasarkan judul, pengarang dan subjek.
Perlengkapan fisik buku terdiri dari : penempelan label pada punggung buku dengan jarak lebih kurang 2 cm dari tepi bawah. Apabila buku tipis, maka label buku ditempelkan pada sampul depan. Unsur-unsur yang terdapat pada label buku adalah nomor klasifikasi, 3 huruf pertama nama pengarang, dan huruf pertama judul buku. Untuk buku referensi ditambahkan huruf R diatas nomor klasifikasi.
Contoh label buku :

3. Pengerakan/selving
Pengerakan atau selving merupakan tahap akhir sebuah pengolahan bahan pustaka, Dalam hal pengerakan, perpustakaan Balittro menganut system kelompok per komoditas. Karena Perpustakaan Balittro adalah sebuah perpustakaan khusus yang sebagai besar bidang pertanian, maka pengerekan berdasarkan pengelompokan jenis buku, prosiding, majalah.
Untuk kelompok text book, pengerakan dilakukan berdasarkan nomor klasifikasi UDC, namun untuk kelompok skripsi, tesis serta disertasi pengerakannya dalam satu lemari khusus. Koleksi Prosiding berdasarkan nomor urut dari buku induk barang.

KESIMPULAN
1. Perolehan bahan pustaka di Perpustakaan Balittro dilakukan dengan berbagai cara yaitu dengan cara : Pembelian, Hadiah dan Tukar-menukar.
2. Tahap Pengolahan bahan pustaka yaitu : registrasi bahan pustaka, pengkatalogan, labeling serta pengerakan (selving).

DAFTAR PUSTAKA

Basuki, S. 1993. Pengantar Ilmu Perpustakaan. PT. Gramedia, Pustaka Utama. Jakarta
Basuki, S. 1992. Tehnik dan Jasa Dokumentasi. Jakarta : Gramedia Pustaka. 257 hal.
Setiarso, Bambang. 2003. Perpustakaan Khusus dan hak memperoleh informasi. Makalah Seminar Sehari Kajian Perpustakaan Khusus dalam mendapatkan hak informasi. Jakarta, Juli, 2003. 10 hal.
Soetaminah. 1992. Perpustakaan, Kepustakaan dan Pustakawan. Yogyakarta : Kanisius cet ke-7. 125 hal.
Trimo, S. 1992. Pedoman Pelaksanaan Perpustakaan. Bandung : Rosdakarya. 105 hal.
Yusup, Pawit M. Pedoman Praktis mencari informasi. Bandung : Rosdakarya. 144 hal.

About these ads

Tentang Perpustakaan Balittro

Pustakawan Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor 16111
Tulisan ini dipublikasikan di Perpustakaan. Tandai permalink.

9 Balasan ke PENGOLAHAN BAHAN PUSTAKA by Rushendi

  1. Eresze berkata:

    Tulisan ini udah di ppublish di tempat lain ga? dua jempeol deh buat blognya

  2. may berkata:

    udah jadi penulis nih ceritanya, 2 thumbs up deh!

  3. trinil berkata:

    bahasannya lumayan juga, mana bahasan yang linnya

  4. perpustakaan.net berkata:

    halo, PERPUSTAKAAN BALAI PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT ini berada dibawah KEMENKES RI gak ya?

  5. perpustakaan balittro dibawah balai penelitian tanaman obat dan aromatik, pusat penelitian tanaman perkebunan, badan litbang pertanian, kementan, tks

  6. widya wahyuni berkata:

    ass,,maaf mas,,saya mau tanya,,dulunya kul di Inpus Unpad yah??saya liat skripsinya ttg kualitas e-jorunal,,sy butuh informasi ttg teori e-journal donk mas,,apa emg ada teori ttg e-journal?nuhun mas:)

  7. ahyat berkata:

    mantap sob.

    Boleh mnta izi copy post.nya ga sob?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s