PERPUSTAKAAN BALITTRO

PENDAHULUAN
Pesatnya perkembangan teknologi informasi dalam kehidupan sosial manusia merupakan hal yang tidak perlu diperdebatkan lagi. Sejalan dengan perkembangan intelektual dan cara berfikir manusia dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknoogi, maka informasi kian bertambah jumlah dan ragamnya.

Berkenaan dengan informasi, orang cenderung menunjuk perpustakaan sebagai suatu sumber utama tempat informasi ditemukan. Perpustakaan merupakan salah satu unit informasi yang mengelola sumber informasi meliputi kegiatan analisis, penyebaran dan sistem kesiagaan informasi actual yang dibutuhkan oleh pengguna.

Sejarah
Perpustakaan Balittro merupakan perpustakaan khusus yang menunjang kegiatan penelitian Koleksinya ditekankan kepada komoditas Tanaman Obat, Rempah, tanaman Aromatik, Tanaman Minyak minyak atsiri, Tanaman Industri Lainnya.

Keberadaan perpustakaan Balittro sejak tahun 1959 dengan nama Dokumentasi yang pada saat itu berada di bawah naungan Balai Penyelidikan Tehnik Pertanian. Sejak tahun 1961 pada saat digabungnya Lembaga Penelitian Tanaman Serat dan Djenis-djenis Tanaman Industri Lainnya dan Lembaga Penelitian Kelapa dan Djenis-djenis Tanaman Lemak Lainnya maka perpustakaan berada di bawah bagian Urusan Dokumentasi/Publikasi/ Informasi.

Setelah Lembaga Penelitian Tanaman Industri (LPTI) digabungkan pada Direktorat Jenderal Perkebunan maka perpustakaan berada di Bagian Pengembangan Penelitian dengan nama Sub Bagian Dokumentasi dan Perpustakaan sesuai Surat Keputusan Menteri No. 331/KPTS/Org/9/69.
Sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 613/KPTS/OT.210/8/84, kedudukan perpustakaan kembali berubah yaitu berada di bagian Seksi Informasi dan Perpustakaan dengan nama Sub Seksi Perpustakaan. Untuk kesekian kalinya terjadi lagi perubahan keputusan Menteri Pertanian pada tanggal 24 April 2002 dengan nomor 278/HP.430/40/2002 dan sesuai keputusan menteri tersebut maka perpustakaan berada di bawah Seksi Jasa Penelitian. Berdasarkan SK Menteri No. 278/Kpts/KP.430/4/2002, perpustakaan berada satu bidang dengan bagian Informasi yaitu berada di dalam Seksi Jasa Penelitian. Pada tanggal 1 Maret 2006 berdasarkan SK Mentan No. 06/Permentan/OT.140/3/2006 Balittro mengalami perubahan yaitu Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik, begitupun Perpustakaannya mengalami perubahan

Ketenagaan
Ketenagaan yang dimiliki oleh perpustakaan Balittro saat ini berjumlah 5 orang, terdiri dari 4 orang Pustakawan dan 1 orang non Pustakawan.
Koleksi
Sampai dengan Tahun 2008 jumlah koleksi yang ada berjumlah sbb :
Text Book : 15.790 judul/eks.
Majalah/Journal : 1438 judul/2055 eks.
Brosur/Leflet : 3237 judul/4107 eks.
CD ROOM : 21 judul/22 buah

Layanan
Jam Pelayanan yaitu Senin – Jumat, pukul 08.00 – 15.30 WIB, istirahat pukul 12.00-13.00 WIB sedangkan hari Jumat istirahat 11.30-13.00 WIB.
1. Layanan Sirkulasi
Sistem tertutup (closed access) bagi pemakai jasa di luar lingkup Balai, dengan artian mereka hanya boleh membaca di ruang baca dan tidak diperkenankan mengambil sendiri bahan pustaka.

Sistem terbuka (open access) untuk para penelti lingkup Balai, mereka dapat memilih sendiri dokumen/literature yang diperlukan dan juga bias meminta bantuan petugas dan bias membawa/meminjam dokumen tersebut dengan mengisi bon yang telah dipersiapkan.

2. Layanan Penelusuran
Penelusuran Manual : Bibliografi-bibliografi Khusus
Penelusuran Elektronik : OPAC, TEALL, SDOL dan ProQuest.

Makin banyak pengguna memanfaatkan jasa perpustakaan makin baik pemanfaatan tersebut, tidak hanya secara fisik datang ke perpustakaan namun Perpustakaan membuka sarana layanan permintaan literatur atapun bahan pustaka antara lain surat, telepon, ataupun e-mail.

Pelayanan via email dan blog
library_rismc@yahoo.co.id
balittro@telkom.net
https://h317dy.wordpress.com

PEMINJAMAN ANTAR PERPUSTAKAAN (PAP)
PAP (Inter Library Loan) diberkan kepada para peneliti dan tehnisi Balai yang memerlukan literature yang tidak dimiliki oleh perpustakaan, mereka meminjamnya pada perpustakaan lain yang menjadi anggota jaringan PAP itu sendiri. PAP adalah peminjaman yang dilaksanakan oleh suatu perpustakaan dengan anggota perpustakaan dalam bidang biologi dan pertanian serta perpustakaan yang ada hubungan dengan bidang tersebut baik di Bogor maupun di Luar Bogor.

LAYANAN INFORMASI
Adanya bibliografi, artikel dari majalah dan surat kabar dan daftar tambahan koleksi di perpustakaan dimaksudkan untuk lebih memberikan layanan terhadap para pemakai jasa perpustakaan.

Jasa Rujukan/Referensi
merupakan suatu layanan informasi yang diberikan terhadap para pengguna dalam bentuk bimbingan dan bantuan untuk menemukan bahan pustaka/informasi tertentu, dengan memberikan jawaban dan petunjuk yang akurat dengan menggunakan sarana-sarana antara lain :
• Ensiklopedia Umum dan Khusus (thematis)
• Directory
• Thesaurus
• Handbook/buku pegangan/manual

Jasa Penelusuran
Suatu kegiatan perpustakaan untuk mencari/menemukan kembali semua terbitan/kepustakaan yang pernah terbit atau pernah ada mengenai suatu subjek, bidang, komoditas atau masalah. Dalam hal ini pengguna belum mengetahui dengan pasti judul informasi yang dikehendaki, oleh karenanya perpustakaan harus dapat menganalisa, merangkum dan menetapkan kata kunci dalam menindak lanjuti langkah penelusuran. Untuk ini perlu peprsyaratan adanya :
• Bibliografi
• Indeks
• Katalog
• Majalah, abstrak dan sebagainya.
Dan perlu kerjasama dengan perpustakaan lain yang koleksinya lebih mampu.

JARINGAN INFORMASI
Jaringan informasi adalah suatu kerjasama yang dilakukan oleh perpustakaan yang bertujuan dapat memanfaatkan secara bersama sumberdaya yang dimiliki oleh masing-masing perpustakaan, saling membantu dan melengkapi kelemahan/kekurangan bahan pustaka yang ada dalam perpustakaan masing-masing.
Dengan terbinanya suatu jaringan informasi, dengan PUSTAKA sebagai pusat jaringannya maka terwujudnya output yang diharapkan antara lain :
1. Tewujudnya kemudahan kerjasama antar perpustakaan
2. Menghasilkan bibliografi
3. Terbentuknya katalog induk majalah (KIM)
4. Penelusuran dapat terarah dengan tersedianya koleksi yang terdapat pada masing-masing perpustakaan

KOMPUTERISASI
PERPUSTAKAAN BALAI PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT

Pemanfaatan ilmu dan teknologi serta hasil-hasil penelitian merupakan salah satu tugas pustakawan sebagai pelaksana komunikasi dalam penyaluran hasil penelitian. Dalam hubungan ini perpustakaan walaupun lambat, telah dan sedang merintis kearah automasi perpustakaan. Dengan adanya suatu sistem yaitu CDS-ISIS (Computerized Documentation System_Integrated Set of Information System) yang diciptakan oleh ILO (International Library Organization) dan kemudian dimodifikasi dan dikembangkan oleh UNESCO. Perpustakaan sudah memulai sistem tersebut dengan menggunakan perangkat-perangkat seperti Work Sheet agris (Agriculture Information System), klasifikasi Agris serta didukung oleh Agrovoc (Agriculture Vocabularies) sebagai thesaurusnya. Pada masa ini hal-hal yang ditangani masih terbatas pada pembuatan abstrak yang dihasilkan oleh publikasi Balittro memuat komoditas yang berhubungan/relevan dan kegiatan Balai.

Tentang Perpustakaan Balittro

Pustakawan Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor 16111
Pos ini dipublikasikan di 1. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s